Home / Hukum Perdata

Hukum Perdata

Cara Mengurus Izin Penggunaan Walkie Talkie

Komunikasi menjadi hal yang sangat penting di perusahaan. meskipun smartphone sudah menjamur dan semakin canggih, tapi banyak perusahaan yang masih mempertahankan menggunakan walkie talkie, pasalnya walkie talkie dirasa lebih privat, mempermudah koordinasi dengan banyak oarang sekaligus, dan tidak terganggu dengan naik turunnya sinyal provider jaringan. Walkie talkie adalah sebuah alat komunikasi genggam yang dapat mengkomunikasikan […]

Apa itu Hak Tanggungan dan Prosedur Mengajukan Hak Tanggungan

Hak atas tanah dapat dijaminkan, sehingga pemilik hak atas tanah dapat menjadikannya sebagai jaminan untuk mendapatkan pinjaman hingga pinjaman dikembalikan. Sebelum terbitnya Undang-Undang Nomro 5 Tahun 1960 Tentang Pokok-Pokok Agraria (UUPA), jaminan atas tanah menggunakan lembaga hipotek. Setelah berlakunya UUPA, hipotek atas tanah dihapus dan hipotek hanya digunakan untuk benda-benda tidak bergerak lainnya, sedangkan jaminan […]

Akibat Jika Alamat Tergugat Tidak Diketahui

Persidangan di pengadilan pada umumnya berlangsung sangat lama. Proses dari adanya gugatan hingga dikeluarkannya putusan memakan waktu berbulan-bulan lamanya. Selain karena proses yang panjang, terkadang juga ditimbulkan oleh hal-hal tidak terduga yang dapat menghambat jalannya pemeriksaan perkara. Salah satunya yaitu alamat tergugat tidak diketahui. Apabila alamat tergugat tidak diketahui, dalam Pasal 118 ayat (3) HIR […]

Aanvullen Recht dalam Buku III Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (Burgerlijk Wetbook)

Hukum privat dalam sistem hukum mengatur hubungan antara individu satu dengan lainnya. Hukum privat berbeda dengan Hukum publik yang mengatur mengenai hubungan antara individu dengan negara. Salah satu hal yang diatur dalam hukum privat adalah perjanjian. Perjanjian sangat dibutuhkan untuk mengikat para pihak dalam suatu perjanjian yang mereka sepakati. Kini perjanjian menjadi hal yang utama […]

Pembongkaran Tiang Rel Kereta Cepat

Baru-baru ini viral sebuah video yang menampilkan ambruknya tiang kereta cepat Jakarta-Bandung. Tiang tersebut ambruk tidak sesuai dengan yang direncanakan sehingga menimpa ekskavator. Ambruknya tiang rel kereta cepat tersebut terjadi ketika proses pembongkaran. Pembongkaran terhadap tiang rel kereta cepat tersebut dilakukan berdasarkan saran dari Tim quality Pier Kereta Cepat Indonesia China ย (PCIC) yang menemukan pergeseran […]

Pemalsuan Tanda Tangan Pada Perjanjian Bawah Tangan

Pada dasarnya dalam Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPer) tidak dikenal istilah perjanjian, melainkan disebut sebagai persetujuan. Pasal 1233 KUHPer menyatakan bahwa perikatan lahir karena 2 (dua) hal yaitu persetujuan atau karena undang-undang. Perikatan yang dilakukan oleh dua pihak atau lebih yang mengikatkan diri dalam suatu kontrak disebut persetujuan sebagaimana ketentuan dalam Pasal 1313 KUHPer. Persetujuan […]

Down Payment Dalam Perjanjian

Down Payment (DP) atau yang sering dikenal dengan istilah uang muka atau uang panjar merupakan pembayaran secara tunai sebagian harga atas suatu barang yang hendak dibeli. DP biasanya dilakukan ketika seseorang melakukan transaksi jual beli. DP dalam peraturan perundang-undangan dikenal dengan istilah uang panjar sebagaimana ketentuan dalam Pasal 1464 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPer) yang […]

Memberikan Wasiat Kepada Selingkuhan

Berbicara mengenai wasiat, maka erat kaitannya dengan harta warisan. Menurut pemberlakuannya, dalam peraturan perundang-undangan wasiat dibedakan menjadi 2 (dua), yaitu wasiat berdasarkan Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPer) dan Kompilasi Hukum Islam (KHI). Berkaitan dengan tema artikel kali ini, maka pemberian wasiat terhadap selingkuhan akan dibahas lebih rinci sebagai berikut: Memberikan Wasiat Kepada Selingkuhan Berdasarkan KUHPer […]

Pemutusan Perjanjian Secara Sepihak

Pada dasarnya dalam Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPer) tidak dikenal istilah perjanjian, melainkan disebut sebagai persetujuan. Pasal 1233 KUHPer menyatakan bahwa perikatan lahir karena 2 (dua) hal yaitu persetujuan atau karena undang-undang. Perikatan yang dilakukan oleh dua pihak atau lebih yang mengikatkan diri dalam suatu kontrak disebut persetujuan sebagaimana ketentuan dalam Pasal 1313 KUHPer. Persetujuan […]

Hibah Wasiat Untuk Pacar

Hibah merupakan salah satu cara untuk seseorang menyerahkan barang secara cuma-cuma kepada orang lain. Pasal 1666 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPer) menyatakan bahwa penghibahan adalah suatu persetujuan dengan mana seorang penghibah menyerahkan suatu barang secara cuma-cuma, tanpa dapat menariknya kembali, untuk kepentingan seseorang yang menerima penyerahan barang itu. Undang-undang hanya mengakui penghibahan-penghibahan antara orang-orang yang […]
1 15 16 17 18 19 25