Profil Lidya Ulva Dwi Septiyowati, S.H., Staf Pertama HukumExpert Sekarang Menjadi Analis Perkara Peradilan Mahkamah Agung RI

Dalam kesempatan kali ini, tim Hukumexpert mewawancarai seorang pemudi bernama Lidya Ulva Dwi Septiyowati S.H, atau yang biasa dipanggil Lidya. Lidya merupakan wanita kelahiran Probolinggo, Jawa Timur. Saat ini Lidya telah ditetapkan sebagai Analis Perkara Peradilan (APP) Mahkamah Agung Republik Indonesia 2021. Lidya mengawali karirnya sebagai Legal Analyst di Hukum Expert dan kantor hukum MRP and Partners pada Januari 2020 – Februari 2022. Berikut adalah hasil interview Tim Hukumexpert dengan Lidya.

Riwayat Pendidikan dan Kegiatan Lidya Sebelum Menjadi Analis Perkara Peradilan

Lidya menyelesaikan studi S1-nya di Universitas Negeri Surabaya (UNESA) pada tahun 2019. Selama menjadi mahasiswi S1, Lidya mengikuti Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum UNESA periode tahun 2016-2017, selain itu Lidya aktif sebagai anggota Komunitas Peradilan Semu (Lastcourt UNESA) pada tahun 2015-2019, dan menjadi bagian dari Komunitas Debat dan Research (Seals UNESA) pada tahun 2016-2019. Lidya menjadi salah satu Lulusan Terbaik Sarjana S-1 Hukum Universitas Negeri Surabaya (UNESA) periode 2019.

Prestasi

Lidya mempunya beragam prestasi yang membanggakan, prestasi yang didapat berkat kerja keras dan konsistensi Lidya dalam melakukan dan/atau menekuni suatu kegiatan. Hal ini terbukti dengan prestasi Lidya sebagai Pemenang Berkas Terbaik Nasional CMCC Mahkamah Konstitusi 2016 di Universitas Tarumanegara, Jakarta, sebagai bagian dari Tim dalam Juara II NMCC Mahkamah Konstitusi 2018 di Universitas Hasanuddin Makassar, sebagai Pemakalah dalam Call For Paper Universitas Negeri Malang 2017, dan tak kalah membanggakannya lagi Lidya menjadi Yudisiawati Terbaik se-Jurusan Hukum Universitas Negeri Surabaya tahun 2019 yang merupakan prestasi penutupnya pada masa perkuliahan di Universitas Negeri Surabaya. Sekarang Lidya telah menjadi Analis Perkara Peradilan Mahkamah Agung Republik Indonesia melalui proses recruitment Calon Aparatur Sipil Negera (CASN) tahun 2021.

Persiapan Lidya Untuk Menjadi Analis Perkara Peradilan

Persiapan yang Lidya lakukan sebelum akhirnya berhasil lolos dalam seleksi CASN 2021 khususnya formasi APP, tentu tidak hanya dalam jangka pendek, Lidya mempersiapkan diri untuk dunia kerja sejak Lidya dibangku perkuliahan. Bagi Lidya, ketika awal masuk kuliah jurusan Hukum, untuk bercita-cita menjadi seorang Hakim sangat jauh untuk dicapai dalam arti lain seperti “Ketidakmungkinan yang Lidya semogakan”. Namun, walaupun rasanya tidak mungkin, Lidya selalu berusaha melakukan yang terbaik yang Lidya bisa, mulai dari memperbanyak kegiatan organisasi dalam Bidang Hukum maupun non Hukum untuk menunjang karir Lidya kedepannya. Lidya memperbanyak kegiatan mengikuti kajian tentang Hukum, Mootcourt Competition, dan mencoba membiasakan diri menulis artikel tentang Hukum. Selain kegiatan organisasi, Lidya juga berusaha memberikan yang terbaik dalam kegiatan perkuliahan. Seiring dengan banyaknya kegiatan yang Lidya lakukan, Lidya mengatur waktu Lidya sedemikian rupa untuk kegiatan-kegiatan yang bermanfaat untuk menambah dan memperluas wawasan Lidya. Kemudian, lanjut ketika Lidya memasuki dunia kerja, prioritas utama pekerjaan yang Lidya harapkan yaitu yang dapat membantu Lidya menambah pengetahuan Lidya sesuai dengan keilmuan yg Lidya pelajari selama kuliah, karena Lidya menyadari bahwa memasuki dunia kerja tidak cukup dengan pengalaman perkuliahan, organisasi ataupun prestasi-prestasi akademik, melainkan dibutuhkan pengalaman dalam praktek kerja. Oleh karena itu, Lidya bersyukur mendapat kesempatan untuk menjadi bagian dari HukumExpert dan Kantor Hukum MRP, dimana pekerjaan yang Lidya lakukan sangat menunjang untuk mengembangkan keilmuan Lidya hingga akhirnya Lidya berhasil menjadi bagian dari Analis Perkara Peradilan (APP) dan diperuntukan sebagai Calon Hakim (Cakim) Tahun 2021

Pandangan Lidya menjadi seorang Analis Perkara Peradilan

Berdasarkan peraturan Mahkamah Agung No.1 Tahun 2021 disebutkan bahwa tugas dari Formasi APP yaitu menelaah atau menganalisis suatu perkara. Namun formasi APP tahun 2021 sedikit berbeda dengan formasi APP tahun sebelumnya lantaran di Tahun 2021 ini diperuntukkan perekrutan Calon Hakim, sehingga Test untuk formasi APP tahun 2021 sedikit berbeda dengan sebelumnya. Selain itu, kedepannya akan ada tes lanjutan untuk penerimaan Cakim dari Formasi APP Tahun 2021. Kemudian untuk pembagian tugas APP akan ditentukan langsung oleh Mahkamah Agung terkait bagian Peradilan apa dan wilayah mana yang akan menjadi tempat Satuan Kerja Calon APP 2021.

Pengalaman yang tidak Terlupakan Pada Saat Proses Persiapan Sampai Menjadi Analis Perkara Peradilan

Pengalaman mengesankan Lidya ketika proses rekruitmen CASN 2021 ini yaitu rutin dan konsisten setiap hari Lidya belajar bersama dengan teman-teman kuliah Lidya via telepon (karena keterbatasan jarak) dari habis maghrib sampai jam 12 malam (kurang lebih selama 6 bulan). Ada masanya jenuh, karena memang Lidya sangat membatasi diri untuk keluar hanya sekedar jalan-jalan atau nongkrong, tapi tekad Lidya lebih besar dari jenuh yang Lidya rasakan, sehingga ketika jenuh Lidya hanya istirahat sementara waktu dan lanjut belajar persiapan lagi. Ambisi dari seorang Lidya sangat tinggi untuk dapat menggapai cita-cita nya untuk mengabdi kepada negeri. Lidya pernah merasakan gagal pada saat proses recruitment CASN pada tahun 2019, kegagalan itu tidak mematahkan semangat dan keinginan seorang Lidya untuk terus menggapai mimpinya, sehingga pada saat proses recruitment CASN tahun 2021 Lidya sudah sangat matang mempersiapkannya dengan berbekal pada pengalaman dan ilmu yang semakin dikembang selama menunggu perekrutan CASN tahun 2021.

Motto

Lidya termotivasi dari sebuah judul buku yang ditulis oleh seorang Motivator Indra Sugiarto “Tumbuh dari Luka”, dalam artian setiap luka yang pernah Lidya alami adalah pecut motivasi bagi diri Lidya untuk mengembangkan potensi diri Lidya dan menjadi lebih baik. Tumbuh dari luka adalah kalimat singkat yang mempunyai arti yang mendalam karena hal ini dapat dirasakan Lidya, rintangan yang telah dilalui dan dihadapi Lidya menjadikannya semakin kuat dan mampu mengahadapi segala masalah yang ada. 

Pesan-pesan rekan-rekan yang bercita-cita untuk menjadi Analis Perkara Peradilan

Pesan Lidya kepada adik-adik atau rekan-rekan yang ingin menjadi Analis Perkara Peradilan yaitu tanamkan sejak dini apa-apa yang menjadi cita-cita kalian. Lakukan segala hal dengan niat ikhlas tanpa pamrih, semangat belajar dan tumbuh, yakinkan diri bahwa apa-apa yang kita usahakan dengan baik akan berbuah baik pula. Menurut penuturannya, konsistensi yang ia lakukan bisa mengantarkan dirinya sampai di titik sekarang ini, oleh karena itu ia memberikan saran kepada rekan-rekan yang ingin menjadi bagian dari Analis Perkara Peradilan Mahkamah Agung RI di seleksi selanjutnya untuk rajin belajar secara konsisten, tidak mudah putus asa dan selalu semangat menghadapi segala hal. Semangat untuk sesuatu hal yang sukar diterima dalam hati  dan pikiran dan tidak berlebihan dengan hal yang membahagiakan.

Punya Pertanyaan Tentang Masalah Hukum?

Kirim pertanyaan apapun tentang hukum, tim kami akan dengan maksimal menjawab pertanyaan Anda.

Kirim Pertanyaan

hukum expert

Hukumexpert.com adalah suatu platform yang memungkinkan penggunanya untuk berinteraksi dengan pengguna lainnya sehingga membuka wawasan dan pikiran bagi mereka yang menggunakannya.